Apa yang kamu lakukan ketika menghadapi persoalan ?

Posted: April 5, 2012 in Coretan

Hallo semua, kali ini sedikit sharing ne, tentang bagaimana dalam bersikap ketika menghadapi persoalan yang lumayan berat. Setiap orang punya persoalan dalam hidup, persoalan itu pun berbeda-beda, tingkat kerumitan, berat beban yang disebabkan persoalan dan tingkat stressnya. Nah cara orang menyikapi persoalan juga berbeda, dbawah ini adalah salah satu cara dan contoh menyikapi persoalan..

Oo iya, blogdefri ambil referensinya dari hasil chating sama teman lama, lansung aja deh cek ke TKP :

(Note: Aaldi dan Zahra adalah nama samaran )

Aaldi: boleh nanya sesuatu gak ?
Zahra: apa tu?, boleh
Aaldi: will you marry me ?
Aaldi: hahhhaahahaa..
Aaldi: bcanda
Aaldi: mmmm
Aaldi: pernah gak Zahra dapat masalah yang paling berat menurut Zahra, dan ketika Zahra menanggung beban masalah itu, apa dan bagaimana Zahra menghadapi nya ?
Zahra: jadi yang mana ne pertanyaan sebenarnya?
Zahra: yang pertama atau yg ke dua ?
Zahra: eh eh, Zahra pergi dulu bentar
Zahra: 15 menit, ntar Zahra jawab klo udah balik

(Setelah 15 menit)
Aaldi: yang ke dua
Zahra: pernah
Zahra: waktu itu..hal yang pertama Zahra lakukan, Zahra mencari tempat menangis. Zahra menangis sampai puas
Zahra: setelah itu, kalau jiwa udah tenang.. Zahra mulai berpikir untuk cari solusinya
Zahra: entah kenapa, selama ini alhamdulillah kalau ada masalah, Zahra beraniin diri untuk menempuh apa pun caranya (asal baik)
Zahra: dan solusi itu selalu muncul2 di akhir2, he he, jadi sering bikin panik
Zahra: asal jangan pernah merasa sendiri di dunia ini
Zahra: mungkin itu intinya..

Aaldi: apa yang Zahra lakukan ketika papa Zahra meninggal ?
Zahra: nah, Zahra tu tipe orang yang ga’ mau memperlihatkan kelemahan di didepan orang. termasuk menangis
Zahra: jadi waktu papa meninggal, Zahra ga’ menangis di depan orang, Aldi…
Zahra: Zahra pergi mengaji tanpa mengeluarkan air mata
Zahra: tapi di tempat sepi.. Zahra cari tempat mengeluarkan semua perasaan
Zahra: sampai kuliah Zahra masih sering terisak-isak sendiri kalau ingat papa, haha..
Aaldi: mmmm, thanks Zahra sudah berbagi,
Zahra: tapi kalau cowo mungkin akan beda cara menanggapinya…
Aaldi: hahaha
Zahra: cowo pun di tengah kesendirian masih gengsi bukan?
Aaldi: iya sih..
Zahra: jadi turunkan gengsi itu ke diri kita sendiri
Zahra: Zahra awalnya juga gitu, tapi ga’ terbendung lagi
Zahra: itulah sebabnya Zahra suka menulis
Zahra: Zahra tulis apa pun yang Zahra rasain, dan itu cukup menurunkan sesak di dada
Aaldi: tapi kalo Aldi menangisnya paling pas sholat malam
Zahra: ya, menangis itu melunakan hati
Zahra: ga’ ada salahnya menangis.. itu titik ketika kita merasa lemah dan berserah diri kepada yang Maha Kuasa
Aaldi: cuma Aldi sekarang2 ini klo ada masalah malu untuk menangis, apa lagi habis sholat.. Aldi malu, karena ketika ada masalah, keinginan, waktu jatuh, baru mengadu kepada yang Maha Kuasa, rasanya Aldi durhaka banget sama Tuhan
Aaldi: Ketika butuh baru mengadu
Aaldi: ketika biasa2 ato lagi ga’ ada persoalan, jarang banget buat mengadu dan berserah diri
Zahra: masa’ waktu bahagia menangis di depan Tuhan?
Zahra: setidanya Aldi ga’ lupa sama Tuhan dalam waktu apa pun itu
Zahra: bahkan sama Tuhan aja Aldi masih gengsi
Zahra: bukannya emang hakikat manusia gitu?
Zahra: Kita itu butuh tempat bersandar, dan satu2nya tempat bersandar yang abadi ya Tuhan, Aldi..
Zahra: daripada curhat sama manusia dan berkeluh kesah.. mending ke yang Maha menerima curhatan aja. ga’ pernah Tuhan mengeluh kembali  sama kita..
Aaldi: 😀
Zahra: waktu itu Zahra pernah nelpon buk Rahma (ibu guru yang dekat sama Zahra)
Zahra: katanya fungsi pasangan itu untuk tempat curhat
Zahra: hahaha, jadi intinya orang nikah untuak mancari tempat bersandar selain Tuhan
Zahra: trus Zahra pernah juga ngobrol sama teman
Zahra: bahwa sampai mati manusia ga’ pernah berhenti galau
Zahra: galau muncul karena ketidakpastian
Zahra: jadi intinya sampai mati pun kita butuh tempat bersandar untuk mengatasi kegalauan
Aaldi: OK Zahra, obrolan hari ini lumayan membuka pikiran ya…
Aaldi: Sekali lagi makasi ya..🙂

Nah teman-teman blogger bisa kan ambil kesimpulan dan pelajaran dari bacaan diatas. Semoga kehidupan sekarang dan kedepan lebih baik lagi ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s